Dulu kamu sempat menawarkan sedikit kebahagian yang kamu punya agar
aku juga bisa merasakannya,tapi dengan bodohnya aku malah meminta lebih
dari yang kamu tawarkan hingga tak satupun yang aku dapatkan,..tidak
..tidak... setidaknya aku sempat merasakan kebahagian-kebahagian kecil
bersamamu...
Hingga tiba-tiba kau menghilang dari hidupku,
menyisakan lubang kehampaan yang yang menganga begitu lebar dan dalam.
Malam-malamu jadi begitu sunyi tanpa adanya jejak-jejak langkahmu. Tak
ada lagi keceriaan, tak ada lagi canda tawa, semua rasa kehilangan itu
hampir membuatku hilang akal. Tahukah kamu apa yang aku lakukan di
hampir tiap malam-malamku setelah kepergian mu malam itu?. Jika kamu
pernah mendengar cerita perpisahan Adam dan Hawa atau roman picisan
Romeo dan Juliet, maka seperti itulah malam-malamku tanpa kehadiranmu,
hampa, kosong, dan mati.
Lalu alam seperti mendengar doa dan
permohonan yang sering aku panjatkan tiap malam. Aku bisa merasakan lagi
kehadiranmu ditiap malam-malamku. Tapi bukan kamu yang datang dihidupku
melainkan penjaga-penjagamu yang kau utus untuk menyampaikan
berita-berita tentang dirimu dan juga diam-diam kau menugaskan mereka
untuk mengawasi dan menjagaku di sini.
Tapi oh betapa bodohnya
aku, aku hanyalah manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan berulang
kali. Untuk kedua kalinya aku melakukan kesalahan yang membuatmu begitu
sakit untuk menerimanya. Bukan hanya kamu yang sakit dan kecewa atas
kesalahanku, aku pun sendiri merasakan kekecewaan dan penyesalan yang
begitu dalam terhadap diriku sendiri. Tak henti-hentinya aku mengutuk
diriku sendiri atas kebodohan yang aku lakukan kepadamu. Dan Demi Tuhan
itulah titik terendah dalam hidupku, membuatmu kecewa dan bersedih atas
tindakan bodohku.
Tapi aku tidak benar-benar kehilanganmu setelah
itu, kamu masih ada dihidupku walau dengan cara yang berbeda. Aku masih
bisa merasakan kehadiranmu walau itu tidak nyata. Dan kehadiranmu di
hidupku merupakan kebahagiaan dari Tuhan yang begitu besar yang akan aku
syukuri untuk selamanya. Tetaplah kamu hidup dalam khayalku dan
tetaplah ada dalam malam-malamku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar